5 Cara Melamar Kerja Lewat Email 2023


Perkembangan teknologi telah membuat banyak hal menjadi lebih mudah, termasuk proses melamar pekerjaan. Dulu, cara melamar pekerjaan adalah dengan mencetak lamaran, menggunakan amplop, dan mengirimkannya ke perusahaan tujuan menggunakan ekspedisi. Atau berdesak-desakan di bursa kerja untuk melamar pekerjaan. Sekarang dimungkinkan untuk melamar pekerjaan secara online melalui email perusahaan, LinkedIn atau situs pencarian kerja. Bahkan, bursa kerja kini bisa digelar secara virtual.

Society for Human Resource Management (SHRM) menyurvei 1.500 perekrut profesional. Hasilnya, 70% perekrut akan terus merekrut secara virtual karena lebih hemat biaya dan waktu. Perubahan ini membuat hidup Anda dan perekrut Anda lebih mudah.

Sebenarnya, melamar pekerjaan lewat email bukanlah hal baru. Namun, masih banyak calon yang suka bingung dan melakukan kesalahan. Jadi lamaran pekerjaan Anda tidak mendapat respon dari HRD atau bahkan tidak dibaca.

Tenang saja, berikut 5 cara jitu melamar pekerjaan lewat email. Yuk simak apa saja melalui artikel dibawah.


1. Siapkan semua dokumen lamaran kerja yang dibutuhkan

Untuk mempermudah proses melamar pekerjaan melalui email, sebaiknya siapkan semua dokumen yang dibutuhkan. Jangan lupa perhatikan persyaratan yang tertera di iklan lowongan kerja.

Jangan lupa untuk memperbarui resume Anda, portofolio yang disiapkan, surat lamaran, transkrip (jika diperlukan) dan dokumen lainnya. Persiapkan dokumen-dokumen ini dalam format PDF dan atur sesuai kebutuhan. Jadi ketika Anda akan melamar pekerjaan melalui email, Anda dapat mengunggah lampirannya secara instan tanpa harus mencari atau menyiapkan dokumen satu per satu. Anda bahkan dapat menggunakan ponsel Anda untuk melamar pekerjaan melalui email jika dokumen Anda sudah siap.

2. Gunakan bahasa yang sopan & formal

Saat melamar pekerjaan, pastikan untuk membuat surat lamaran dan email tubuh Anda menggunakan bahasa yang sopan dan standar. Perhatikan penggunaan tata bahasa, tanda baca, dan kapitalisasi agar HRD dapat dengan mudah memahami konten.

Juga, baca kembali isi surat lamaran dan email Anda untuk memastikan tidak ada kesalahan ketik atau salah eja. Hal ini dapat mencerminkan bahwa Anda adalah orang yang profesional dan rapi. Jika kamu menulis surat lamaran atau badan email dalam bahasa Inggris, jangan lupa untuk memperhatikan tata bahasa juga, ya?

3. Cantumkan Topik Lamaran Pekerjaan yang Jelas

Seringkali, dalam iklan pekerjaan, perusahaan menyertakan baris subjek yang dapat digunakan pelamar saat mengirim email pekerjaan. Misalnya, (Nama)_(Lamar Kerja). Namun, masih banyak pelamar yang tidak memperhatikan hal ini, dan mengirimkan email tanpa subjek.

Dari satu iklan lowongan kerja yang diunggah, ada ratusan atau ribuan orang yang melamar. Coba anda pikir, berapa banyak email yang perlu dibuka oleh HRD saat itu?

Biasanya HRD memfilter email masuk berdasarkan subjek untuk kenyamanan. Oleh karena itu, jika Anda mengirimkan email tanpa subjek atau dengan subjek yang tidak sesuai, maka email lamaran Anda tidak akan masuk dalam filter. Akibatnya, HRD tidak melihat atau bahkan menghapus email lamaran Anda karena dianggap spam.

4. Isi Body email lamaran kerja

Selain subjek, isi email juga penting. Saat mengirim lamaran kerja, isi email juga sering dibiarkan kosong. Saya tidak tahu karena saya bingung untuk apa badan email itu, atau saya bingung harus memasukkan apa ke dalam badan email.

Isi email lamaran kerja bisa dikatakan sebagai pernyataan pembuka perekrut. Dengan cara ini, Anda dapat menjelaskan tujuan melamar, memberikan foto diri Anda kepada HRD, dan memberikan kesan yang baik kepada HRD.

Di body email lamaran kerja, Anda dapat menulis beberapa pengenalan diri, posisi yang Anda lamar, persyaratan melamar posisi, atau cerita pendek tentang pengalaman kerja yang relevan, surat ucapan terima kasih, dan contact person untuk dihubungi.

5. Lampirkan dokumen yang sesuai

Dokumen yang dibutuhkan oleh setiap perusahaan biasanya berbeda-beda. Pastikan melampirkan dokumen sesuai permintaan. Misalnya, sebuah perusahaan meminta resume dan portofolio, jadi Anda harus mengirimkan keduanya. Harap tidak mengirimkan dokumen lain seperti KTP, Ijazah atau Kartu Keluarga (KK) jika Anda belum memintanya. Hati-hati jika ingin mengirim dokumen pribadi karena banyak lowongan kerja fiktif.

Perhatikan juga nama file sebelum dikirim. Contoh CV bernama adalah CV_(nama Anda)_tahun. Untuk file portofolio, Anda dapat menamainya Portofolio_(nama Anda)_tahun.

Akhir Kata

Ini adalah 5 cara yang bagus untuk melamar pekerjaan melalui email. Semoga bisa membantumu, ya! Anda dapat mempelajari berbagai kursus untuk mempersiapkan Anda berkarir di Skill Academy. Anda tahu, ada bimbingan karir juga. Anda dapat berkonsultasi dengan praktisi HR yang berpengalaman.

Komentar